P E D O M A N P E M B E R I A N M A K A N A N P A D A T P A D A B A Y I:
-beri makanan padat pada bayi ketika umur 6 bulan atau minimal 4 bulan(jangan sebelum umur 17 minggu/dibawah 4 bulan).
-beri makanan 1 jenis saja terlebih dahulu selama 3-5 hari. sehingga bila si bayi alergi terhadap suatu jenis makanan, kita bisa mendeteksi jenis makanannya.
-beri makanan dalam porsi kecil. bila si bayi kelihatan masih lapar baru tambah porsinya.
-jangan paksa anak kita untuk makan. pedomannya adalah kita lihat perilaku si bayi. jika ia muntah, memalingkan mukanya dari sendok atau menutup mulutnya bila disuapin,dll maka artinya bahwa si bayi sudah kenyang, tidak suka dengan makanannya atau belum siap makan makanan padat. bila itu terjadi maka coba lagi keesokan harinya atau beberapa hari lagi.
-jangan menyimpan sisa makanan si bayi, melainkan harus dibuang. karena akan menjadi sarang bakteri. contoh: bila porsi untuk makan pagi ternyata berlebih, maka kelebihannya itu jangan disimpan untuk diberi lagi ke si bayi pada saat makan siang atau makan malam. oleh sebab itu dianjurkan memberi makan dengan porsi sedikit2.
-dianjurkan pemberian makan pada bayi sayuran dahulu kemudian buah. kenapa demikian? karena sayuran cenderung tidak ada rasanya(hambar) sedangkan buah-buahan ada rasa manis, asam,dll. sehingga bila sudah terbiasa dengan makanan yang mempunyai rasa(buah-buahan) membuat si bayi tidak doyan makan makanan yang hambar(sayur).
-pada saat menyiapkan makanan tuk bayi usahakan tangan kita se-steril mungkin.
-susunan pengenalan makanan padat pada bayi sbb: 1. bubur beras 2. sayuran 3. buah-buahan 4. daging
-waktu yang tepat untuk pemberian makanan padat adalah diantara waktu menyusui. misal: ketika bangun pagi si bayi pasti disusui. kemudian siang-siang juga akan disusui. maka waktu untuk pemberian makanan padat adalah diantara minum susu pagi dan minum susu siang.
-untuk pertama kali si bayi dicoba makan makanan padat sehari sekali saja dahulu, sampai beberapa minggu atau sampai nafsu makannya bertambah. kemudian dilanjutkan dengan 2x sehari. kemudian bisa dilanjutkan dengan 3x sehari.
(sumber: babycenter.com, 365 recepten voor baby's peuters en kleuters, dll)
T I P S P E M B E R I A N M A K A N P A D A B A Y I berdasarkan pengalaman dari ngasih makan Zhavar
-bila sejak dari lahir bayi diberi ASI, maka pada saat pemberian makanan padat usahakan selalu ditambah/diberi ASI sebagai campuran makanan padat tsb. jadi bayi lebih mudah beradaptasi dgn apa yg dimakan karena ada rasa dari ASI tsb.(ini berlaku juga dgn yg memakai susu formula)
-kalau bayi anda tidak mau membuka mulut ketika disuapi, cobalah beri bayi anda sendok(yg biasa digunakan utk menyuapi) supaya bisa dipegang-pegang bahkan dijilat-jilat oleh bayi anda. dengan begitu bayi anda akan lebih mengenal sendok tsb. sehingga ketika disodori makanan dengan menggunakan sendok itu, ia akan membuka mulutnya.
-beri makan bayi anda saat ia sedang bermain. jadi dia makannya semangat.
-setiap 2 suap berilah bayi anda 1 suap air. sehingga si bayi ngga seret tenggorokannya. krn kadang-kadang bayi berenti makan bukan krn kenyang melainkan krn haus. tp setelah diberi air biasanya mau makan lagi.
M E N U M A K A N A N P A D A T U N T U K B A Y I(yang sudah dicoba Zhavar):
umur 5 bulan+ :
- rijstebloem(tepung beras)
bahan: tepung beras(beli jadi), ASI/susu formula/air matang
cara: ASI/susu formula/air matang dihangatkan. Kalau ASI dihangatkan dgn cara au bain marie(di tim). Lalu masukkan tepung beras ke ASI/susu formula/air matang yg hangat tsb sedikit demi sedikit sambil diaduk-aduk sampai tepung berasnya tercampur rata & halus. Tambah tepung beras sampai mencapai kekentalan yg diinginkan.
(kalau utk Zhavar biasanya aku selalu pakai ASI 50ml & jumlah tepung berasnya disesuaikan dgn keinginan Zhavar. Untuk yang pertama kali aku buat adonannya encer~jadi tepung berasnya dikit ajah. Minggu berikutnya lebih kental~tepung berasnya banyak, dst.)
- bubur beras merah
bahan: beras merah, ASI/susu formula/air matang
cara: Cuci beras merah. Keringkan. Haluskan beras merah(bisa ditumbuk atau dgn alat penghalus bumbu). Campur beras merah yg sudah ditumbuk dgn air matang di wajan. Lalu aduk-aduk sampai tercampur rata. Kemudian masak dengan api kecil selama 5-6 menit. lanjutkan diaduk-aduk sampai menjadi bubur. kemudian dinginkan. untuk 1 porsi makan-->ambil bubur beras merah yg sudah jadi tsb sebanyak 1 sdm, kemudian beri ASI secukupnya(sebagai pengencer) sampai mencapai kekentalan yg diinginkan.
-alpukat
bahan: alpukat, ASI/susu formula
cara: ambil daging dari buah alpukat. kemudian haluskan(menggunakan blender). ambil sesuai porsi alpukat yg sudah dihaluskan tsb, kemudian tambahkan ASI/susu formula secukupnya(sesuai dgn kekentalan yg dibutuhkan).
-melon
bahan: buah melon
cara: ambil daging dari buah melon tsb. kemudian blender. ambil sesuai porsi yg dibutuhkan.
-pisang
bahan: pisang, ASI/susu formula
cara: ambil daging pisang(tp jgn ambil yg tengah2 ada bintik2nya~krn biasanya suka ngebuat tenggorokan bayi gatel). lalu blender. kemudian tambah ASI/susu formula sesuai kekentalan yg dibutuhkan.
-wortel
bahan: wortel, ASI/susu formula
cara: cuci bersih wortel. kupas. rebus sampai empuk dan matang. kemudian di blender sampai halus. lalu campur dgn ASI/susu formula sesuai kebutuhan.





