Akhir Pekan- Stadspark Groningen
Akhir pekan adalah hari keluarga. Biasanya kami cuma males2an aja di rumah menikmati kebersamaan. Tapi kali ini kami memberanikan keluar rumah, karena cuaca lagi bagus. Matahari bersinar terang, angin tidak terlalu kencang dan suhu udara di luar rumah berkisar 25 drajat Celcius. Cukup nyamanlah kalau akhirnya kami memutuskan tuk jalan2. Belum lagi dgn alasan kami ingin mencoba kursi tuk anak2 di sepeda kami.
Jadi ceritanya beberapa minggu terakhir ini aku sibuk mencari2 kursi sepeda tuk anak2 yg bekas di marktplaats(salah satu website yg menjual barang2 bekas). Lalu alhamdulillah kami mendapatkannya dgn harga setengah dari harga baru dan masih dalam kualitas yg bagus. Dan karena mas Indra, sebagai si tukang sepeda yg bertugas tuk memasang kursi sepeda tsb baru bisa menjadi tukang ketika akhir pekan, maka baru kali inilah si kursi utk anak kecil tsb bisa terpasang di salah satu sepeda kami. Dan horeeee, akhirnya kami bisa mencobanya wiken ini.
Zhavar seneng skali. Dia ga berhenti2nya ngoceh kalau melihat sesuatu selama perjalanan. Sangking senangnya, ketika kami sudah sampai di tempat tujuan dia ga mau turun dari sepeda. Dan tentunya akhirnya turun juga, dgn paksaan.
Kemanakah kami? Ga jauh2 kok. Hanya ke Stadspark, suatu taman besar yg letaknya agak keluar sedikit dari pusat kota. Stadspark ini sangat luas sekali, selain taman juga ada kinderboerderij(peternakan tuk anak) yg rencananya akan kami datangi minggu depan. Lalu ada juga speltuin(taman bermain). Kolam ataupun danau yg jumlahnya entah berapa(sangking besarnya Stadspark ini). Lahan untuk ber-camping ria. Dan masih ada beberapa lahan kosong yg sangat luas, yg bisa digunakan untuk apa saja. Contohnya ketika kami ke sana, salah satu lahan tsb digunakan sbg tempat perberangkatan balon gas.
Bukan cuma itu, Stadspark ini juga kaya akan binatangnya. Banyak sekali hewan yg berkeliaran selama kami bersantai2 di sana. Bebek, angsa, burung, kelinci adalah hewan2 yg paling sering kami jumpai.
Sungguh tempat yg enak tuk sekedar melepas lelah dgn melihat sesuatu yg indah dan alami. Kekurangannya cuma satu. Tidak ada tukang bakso
.


(foto: zhavar naik kursi yg sudah terpasang di sepedaku—mas indra & zhavar dgn background balon gas yg sudah siap utk meluncur ke angkasa)







