<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
<channel>
	<title>Comments on: Kenapa Wanita Muslim Memakai Jilbab?</title>
	<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 14:46:43 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>

	<item>
		<title>by: eka</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-511</link>
		<pubDate>Wed, 20 May 2009 03:38:09 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-511</guid>
					<description>apapun problemnya tetep istiqomah ea mbk.......</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>apapun problemnya tetep istiqomah ea mbk&#8230;&#8230;.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: senaz</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-504</link>
		<pubDate>Sun, 10 May 2009 05:57:04 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-504</guid>
					<description>aduh Tutiii..salah banget deh kalo kamu berkoar2 ngejelekin suatu partai di blog aku ini..teserah kamu sih, kalo berpendapat bahwa suatu partai tsb jelek(toh itu emang hak kamu tuk  mengemukakan pendapat)..tapiii, tolong liat2 tempat..blogku ini hanya berisi ttg kehidupanku sehari2..ga ada di dalamnya yg mengusut2 ttg partai apapun ataupun aku gembar-gembor mendukung suatu partai..yg jelas kalo mau berpendapat hrs di tempat yg jelas dan dgn hati yg dingin &amp; pikiran yg jernih..

Makasih bgt tuk mba Rahma dan mas Untung yg udah ikutan berkomentar..

Sengaja smua komentar ga aku apus, supaya temen2 lain yg ikut baca bisa dpt berbagai macam perspektif..Sekaligus juga tau, bahwa blogku ini tidak ada hubungannya dgn partai politik manapun..

Dan mudah2an ga ada lg komentar ngaco(spt komentar mba Tuti di atas/ tdk ada hubungannya dgn postingan aku) di blogku ini..

wassalamuálaikum
senaz nasansia muliawan</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>aduh Tutiii..salah banget deh kalo kamu berkoar2 ngejelekin suatu partai di blog aku ini..teserah kamu sih, kalo berpendapat bahwa suatu partai tsb jelek(toh itu emang hak kamu tuk  mengemukakan pendapat)..tapiii, tolong liat2 tempat..blogku ini hanya berisi ttg kehidupanku sehari2..ga ada di dalamnya yg mengusut2 ttg partai apapun ataupun aku gembar-gembor mendukung suatu partai..yg jelas kalo mau berpendapat hrs di tempat yg jelas dan dgn hati yg dingin &#038; pikiran yg jernih..</p>
	<p>Makasih bgt tuk mba Rahma dan mas Untung yg udah ikutan berkomentar..</p>
	<p>Sengaja smua komentar ga aku apus, supaya temen2 lain yg ikut baca bisa dpt berbagai macam perspektif..Sekaligus juga tau, bahwa blogku ini tidak ada hubungannya dgn partai politik manapun..</p>
	<p>Dan mudah2an ga ada lg komentar ngaco(spt komentar mba Tuti di atas/ tdk ada hubungannya dgn postingan aku) di blogku ini..</p>
	<p>wassalamuálaikum<br />
senaz nasansia muliawan
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: untung</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-499</link>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 20:13:47 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-499</guid>
					<description>Tuti ini terlambat hampir sebulan. Pemilu legislatif udah lewat, kok masih black campaign aja sih? lebih baik blog owner menghapus saja posting macam ini.. 

Namun demikian, selama belum dihapus, saya coba tanggapi dulu. Nanti silakan dihapus juga sekalian bila dirasa perlu.

Poligami dibolehkan oleh Qur'an dengan syarat yang berat. Tapi tetap tidak dilarang. Seorang muslim sepantasnya menaati kitab sucinya. Seorang non-muslim sepantasnya menghormati kitab suci agama lain. Saya tidak ada niat poligami, namun tetap tidak berani melarang poligami.

Tentang Hidayat Nur Wahid, itu bukan poligami. Sebegitukah bencinya anda terhadap PKS? silakan sih.. tapi salurkan dengan tidak memilih PKS, jangan malah mengotori blog orang. Pernah anda menghitung perasaan keluarga istri pertama dan anak-anaknya? bisa anda mengukurnya? datanya dari mana? bagaimana anda tahu dengan sebegitu pastinya mereka tidak setuju? Ini bukan pembelaan terhadap Hidayat Nur Wahid, namun yang paling tahu masalahnya adalah dia dan keluarganya. Anda lebih tahu dari mereka?

Perempuan sebagai pemimpin, masih ada perdebatan mengenai tafsir hadisnya. Kebetulan HNW mungkin berpegang pada kubu yang tidak menganjurkan. Tetapi apakah ini lantas juga otomatis berarti perempuan dipinggirkan? tidak boleh berkarir? jadi budak, pembantu dan pemuas nafsu? apakah kalau seseorang bukan pemimpin negara pasti karirnya dihambat, jadi budak, pembantu dan pemuas nafsu? kalau begitu kasihan sekali orang-orang seperti saya dan anda.. 

Ini bukan pembelaan terhadap HNW dan PKS. Saya pun golput saat pemilu legislatif. Hanya saja saya sebagai muslim melihat logika yang anda gunakan terplintir-plintir, dan walau golput, saya agak jengah melihat black campaign.</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Tuti ini terlambat hampir sebulan. Pemilu legislatif udah lewat, kok masih black campaign aja sih? lebih baik blog owner menghapus saja posting macam ini.. </p>
	<p>Namun demikian, selama belum dihapus, saya coba tanggapi dulu. Nanti silakan dihapus juga sekalian bila dirasa perlu.</p>
	<p>Poligami dibolehkan oleh Qur&#8217;an dengan syarat yang berat. Tapi tetap tidak dilarang. Seorang muslim sepantasnya menaati kitab sucinya. Seorang non-muslim sepantasnya menghormati kitab suci agama lain. Saya tidak ada niat poligami, namun tetap tidak berani melarang poligami.</p>
	<p>Tentang Hidayat Nur Wahid, itu bukan poligami. Sebegitukah bencinya anda terhadap PKS? silakan sih.. tapi salurkan dengan tidak memilih PKS, jangan malah mengotori blog orang. Pernah anda menghitung perasaan keluarga istri pertama dan anak-anaknya? bisa anda mengukurnya? datanya dari mana? bagaimana anda tahu dengan sebegitu pastinya mereka tidak setuju? Ini bukan pembelaan terhadap Hidayat Nur Wahid, namun yang paling tahu masalahnya adalah dia dan keluarganya. Anda lebih tahu dari mereka?</p>
	<p>Perempuan sebagai pemimpin, masih ada perdebatan mengenai tafsir hadisnya. Kebetulan HNW mungkin berpegang pada kubu yang tidak menganjurkan. Tetapi apakah ini lantas juga otomatis berarti perempuan dipinggirkan? tidak boleh berkarir? jadi budak, pembantu dan pemuas nafsu? apakah kalau seseorang bukan pemimpin negara pasti karirnya dihambat, jadi budak, pembantu dan pemuas nafsu? kalau begitu kasihan sekali orang-orang seperti saya dan anda.. </p>
	<p>Ini bukan pembelaan terhadap HNW dan PKS. Saya pun golput saat pemilu legislatif. Hanya saja saya sebagai muslim melihat logika yang anda gunakan terplintir-plintir, dan walau golput, saya agak jengah melihat black campaign.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: rahma</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-498</link>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 15:59:16 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-498</guid>
					<description>buat Tuti (maaf, adek/ ibu?), drpada komentar menjelekkan partai Islam krn segelintir tokohnya poligami, lebih baik evaluasi; di luar sana masih banyak pejabat-pejabat yg bristri satu, tapi selingkuhannya (baca; zinahannya) banyak. Itu yang harus kita ributin, bukannya istri2 yg d nikahi secara syah. Lagi pula setahu saya, tokoh2 PKS yg brpoligami tuh istri2nya pada rukun.Sebaiknya kita sbg prmpuan brpikir secara makro + jernih, jangan pikiran kita d kotori oleh fitnahan dan propaganda org2 yg gak suka PKS dan gak suka Islam, lalu menyerang pribadi2nya. Sy bukan pendukung poligami dan juga bukan anti poligami. Hanya saja, perilaku laki2 yang brpoligami secara zholim jangan kita copy paste kan kpd stiap laki2 yg poligami. Saya juga gak suka dgn alasan laki2 yg brpoligami dgn alasan sunnah Rosul. Laki2spt itu harus belajar lagi banyak hadits dan siroh Nabi. Tapi saya juga gak setuju dgn perempuan yg mengatakan &quot;Daripada suamiku poligami, mendingan dia 'jajan' deh&quot;. Naudzubillah.   Jadi......gak usah deh ngomentarin yg begituan......... kalw cuma utk mnjelekkan sesama muslim. Jgn2 amal sholih mereka jauh jauh jauh lebih banyak drpd yg udah kita lakuin..........   Maaf ya (dek/Bu) Tuti....</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>buat Tuti (maaf, adek/ ibu?), drpada komentar menjelekkan partai Islam krn segelintir tokohnya poligami, lebih baik evaluasi; di luar sana masih banyak pejabat-pejabat yg bristri satu, tapi selingkuhannya (baca; zinahannya) banyak. Itu yang harus kita ributin, bukannya istri2 yg d nikahi secara syah. Lagi pula setahu saya, tokoh2 PKS yg brpoligami tuh istri2nya pada rukun.Sebaiknya kita sbg prmpuan brpikir secara makro + jernih, jangan pikiran kita d kotori oleh fitnahan dan propaganda org2 yg gak suka PKS dan gak suka Islam, lalu menyerang pribadi2nya. Sy bukan pendukung poligami dan juga bukan anti poligami. Hanya saja, perilaku laki2 yang brpoligami secara zholim jangan kita copy paste kan kpd stiap laki2 yg poligami. Saya juga gak suka dgn alasan laki2 yg brpoligami dgn alasan sunnah Rosul. Laki2spt itu harus belajar lagi banyak hadits dan siroh Nabi. Tapi saya juga gak setuju dgn perempuan yg mengatakan &#8220;Daripada suamiku poligami, mendingan dia &#8216;jajan&#8217; deh&#8221;. Naudzubillah.   Jadi&#8230;&#8230;gak usah deh ngomentarin yg begituan&#8230;&#8230;&#8230; kalw cuma utk mnjelekkan sesama muslim. Jgn2 amal sholih mereka jauh jauh jauh lebih banyak drpd yg udah kita lakuin&#8230;&#8230;&#8230;.   Maaf ya (dek/Bu) Tuti&#8230;.
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Tuti</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-496</link>
		<pubDate>Thu, 30 Apr 2009 06:14:56 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-496</guid>
					<description>PKS , Partai yang Paling Melecehkan Perempuan Indonesia


Bicara tentang peran partai terhadap kemajuan Perenpuan Indonesia yang boleh disebut, bahkan menghambat karier perempuan di Indonesia adalah PKS. Partai ini bukan hanya diskriminatif  terhadap perempuan, tetapi juga melecehkan keberadaan perempuan, sebagai istri dan ibu.
Bagaimana tidak melecehkan? Coba lihat, mulai presiden partai, Tifatul Sembiring hingga Sekjennya  Anismata, plus pengurus partainya, hampir semua melakukan Poligami. Ironisnya, saat masalah poligami dipertanyakan, dengan enteng salah satu orang DPP PKS mengatakan,  bahwa pengurus PKS memang diperbolehkan melakukan poligami, dengan alasan kenyataannya , jumlah perempuan Indonesia lebih banyak dibandingkan laki-laki.  Tentu saja, di luar alsan ISLAM memang mmbolehkan Poligami.
Coba bayangkan betapa naifnya, orang-orang yang duduk di Partai yang notabene katanya berjuang untuk rakyat, tapi malah melecehkan perempuan. Bukankah perempuan itu bagian dari rakyat? Nah, kalau sampai orang-orang dari PKS yang menghalalkan dan malah menganjurkan poligami , menjadi pemimpin di negeri ini, betapa menderitanya kaum perempuan di Indonesia, karena bisa jadi Undang _Undang yang dulu melarang  pegawai negeri/ABRI menikah lagi itu, akan dihapus oleh PKS dan diubah untuk “boleh menikah lebih dari satu”. 
Tak hanya itu, PKS juga partai yang tidak menghargai arti “cinta sejati” dan bahkan cenderung mengabaikan perasaan anak-anaknya. Lihat apa yang dilakukan pendiri PKS, Hidayat Nur Wahid. Belum kering tanah kuburan istrinya, sudah menikah lagi, bahkan belum hitungan setahun istri barunya sudah melahirkan. Coba bayangkan, pernah beliau ini menghitung bagaimana perasaan keluarga istri pertamanya yang sudah meninggal dan anak-anaknya yang baru kehilangan ibunya? Apapun alasannya, para kaum lelaki PKS ini sepertinya  lebih mementingkan pemuasan shahwad, ketimbang menghargai perasaan manusia. Orang seperti inikah yang akan kita jadikan pemimpin? Keteladanan apa yang bisa kita tiru?   
Di luar melakukan pelecehan kepada perempuan Indonesia, PKS juga tidak menghargai eksistensi wanita untuk berkarier. Coba saja salah satau alasan PKS tidak mendekat PDIP hanya karena pemimpinanya perempuan, Megawati. Soal mengapa PKS tidak setuju dengan eksistensi  perempuan sebagai pemimpin ditanyakan  dalam wawancara di sebuah televisi, Hodayat Nur Wahid dengan santai mengatakan, “kalau  masih ada  lelaki, mengapa perempuan?”. Masyaallah, kalau semua orang PKS punya pendapat yang demikian, betapa tidak adilnya sikap PKS ini terhadap perempun yang memang punya kemampuan dalam memimpin,baik di politik, ekonomi, atau apapun juga. Ini sama dengan kita kaum perempuan dibawa ke jaman Jahiliyah, karena perempuan  hanya akan dianggap sebagai konco wingking (teman di belakang), budak, pembantu dan pemuas nafsu.
Wahai perempuan Indonesia inikah partai yang akan Anda dukung?  Dari partai inikah kita akan memiliki pemimpin di negeri ini? Kalau jawaban kita “iya”, betapa bodohnya kita!  
 </description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>PKS , Partai yang Paling Melecehkan Perempuan Indonesia</p>
	<p>Bicara tentang peran partai terhadap kemajuan Perenpuan Indonesia yang boleh disebut, bahkan menghambat karier perempuan di Indonesia adalah PKS. Partai ini bukan hanya diskriminatif  terhadap perempuan, tetapi juga melecehkan keberadaan perempuan, sebagai istri dan ibu.<br />
Bagaimana tidak melecehkan? Coba lihat, mulai presiden partai, Tifatul Sembiring hingga Sekjennya  Anismata, plus pengurus partainya, hampir semua melakukan Poligami. Ironisnya, saat masalah poligami dipertanyakan, dengan enteng salah satu orang DPP PKS mengatakan,  bahwa pengurus PKS memang diperbolehkan melakukan poligami, dengan alasan kenyataannya , jumlah perempuan Indonesia lebih banyak dibandingkan laki-laki.  Tentu saja, di luar alsan ISLAM memang mmbolehkan Poligami.<br />
Coba bayangkan betapa naifnya, orang-orang yang duduk di Partai yang notabene katanya berjuang untuk rakyat, tapi malah melecehkan perempuan. Bukankah perempuan itu bagian dari rakyat? Nah, kalau sampai orang-orang dari PKS yang menghalalkan dan malah menganjurkan poligami , menjadi pemimpin di negeri ini, betapa menderitanya kaum perempuan di Indonesia, karena bisa jadi Undang _Undang yang dulu melarang  pegawai negeri/ABRI menikah lagi itu, akan dihapus oleh PKS dan diubah untuk “boleh menikah lebih dari satu”.<br />
Tak hanya itu, PKS juga partai yang tidak menghargai arti “cinta sejati” dan bahkan cenderung mengabaikan perasaan anak-anaknya. Lihat apa yang dilakukan pendiri PKS, Hidayat Nur Wahid. Belum kering tanah kuburan istrinya, sudah menikah lagi, bahkan belum hitungan setahun istri barunya sudah melahirkan. Coba bayangkan, pernah beliau ini menghitung bagaimana perasaan keluarga istri pertamanya yang sudah meninggal dan anak-anaknya yang baru kehilangan ibunya? Apapun alasannya, para kaum lelaki PKS ini sepertinya  lebih mementingkan pemuasan shahwad, ketimbang menghargai perasaan manusia. Orang seperti inikah yang akan kita jadikan pemimpin? Keteladanan apa yang bisa kita tiru?<br />
Di luar melakukan pelecehan kepada perempuan Indonesia, PKS juga tidak menghargai eksistensi wanita untuk berkarier. Coba saja salah satau alasan PKS tidak mendekat PDIP hanya karena pemimpinanya perempuan, Megawati. Soal mengapa PKS tidak setuju dengan eksistensi  perempuan sebagai pemimpin ditanyakan  dalam wawancara di sebuah televisi, Hodayat Nur Wahid dengan santai mengatakan, “kalau  masih ada  lelaki, mengapa perempuan?”. Masyaallah, kalau semua orang PKS punya pendapat yang demikian, betapa tidak adilnya sikap PKS ini terhadap perempun yang memang punya kemampuan dalam memimpin,baik di politik, ekonomi, atau apapun juga. Ini sama dengan kita kaum perempuan dibawa ke jaman Jahiliyah, karena perempuan  hanya akan dianggap sebagai konco wingking (teman di belakang), budak, pembantu dan pemuas nafsu.<br />
Wahai perempuan Indonesia inikah partai yang akan Anda dukung?  Dari partai inikah kita akan memiliki pemimpin di negeri ini? Kalau jawaban kita “iya”, betapa bodohnya kita!
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: amellie</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-377</link>
		<pubDate>Thu, 08 May 2008 14:00:27 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-377</guid>
					<description>teh senaz.. thank u berat udah dipost tag-nya! interesting story :)

aku lagi males blogging ni.. males blogwalking juga haha...parah emang. Aku alhamdulillah udah diterima di TU Eindhoven, cuma masalahnya aku nunggu diterima beasiswa atau nggak. kalo gak diterima, gak bisa kesana. mahal banget si... doain aja hehe. aku juga udah diterima di KTH sweden, dan disana gak bayar... jadi kemungkinan besar aku bakal kesana kalo gak diterima di jerman / gak diterima beasiswa :)

&lt;strong&gt;&lt;em&gt;hehe, penyakit itu akhirnya melanda dirimu jg ya mel..hihihi&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>teh senaz.. thank u berat udah dipost tag-nya! interesting story <img src='http://senaz.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p>aku lagi males blogging ni.. males blogwalking juga haha&#8230;parah emang. Aku alhamdulillah udah diterima di TU Eindhoven, cuma masalahnya aku nunggu diterima beasiswa atau nggak. kalo gak diterima, gak bisa kesana. mahal banget si&#8230; doain aja hehe. aku juga udah diterima di KTH sweden, dan disana gak bayar&#8230; jadi kemungkinan besar aku bakal kesana kalo gak diterima di jerman / gak diterima beasiswa <img src='http://senaz.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p><strong><em>hehe, penyakit itu akhirnya melanda dirimu jg ya mel..hihihi</em></strong>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: ina</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-368</link>
		<pubDate>Sat, 26 Apr 2008 11:26:32 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-368</guid>
					<description>lagi sebuk ya Naz..? blon apdet neh..:) ditunggu cerita berikutnya ya:)

&lt;em&gt;&lt;strong&gt;teh ina..hehehe..ga sibuk2 amat sih..cm ya blmbisa bagi waktu ajah..hwaaa, time management jelk skali nih aku..&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>lagi sebuk ya Naz..? blon apdet neh..:) ditunggu cerita berikutnya ya:)</p>
	<p><em><strong>teh ina..hehehe..ga sibuk2 amat sih..cm ya blmbisa bagi waktu ajah..hwaaa, time management jelk skali nih aku..</strong></em>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: uLan aQua</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-364</link>
		<pubDate>Wed, 16 Apr 2008 10:15:16 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-364</guid>
					<description>mba,, utang juga. semoga bisa posting this wiken. :D

&lt;strong&gt;&lt;em&gt;ulaaan, dah dtulis blm..dirimu kan masih muda..aku penasaran bgt nih dgn critamu..pasti critanya beda deh..&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>mba,, utang juga. semoga bisa posting this wiken. <img src='http://senaz.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
	<p><strong><em>ulaaan, dah dtulis blm..dirimu kan masih muda..aku penasaran bgt nih dgn critamu..pasti critanya beda deh..</em></strong>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: Um Ibrahim</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-363</link>
		<pubDate>Mon, 14 Apr 2008 11:11:25 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-363</guid>
					<description>Naz, kemana aja, mulai zommer, ngafe terus ya? ;)
Aku dah siapin hadiah tuh diblog ku :)

&lt;strong&gt;&lt;em&gt;um Ib..aku dah ke sana..dan dah baca..tp blm sempet ngasih komen..hihihi..blogwalking mulu..&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>Naz, kemana aja, mulai zommer, ngafe terus ya? <img src='http://senaz.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /><br />
Aku dah siapin hadiah tuh diblog ku <img src='http://senaz.blogsome.com/wp-images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
	<p><strong><em>um Ib..aku dah ke sana..dan dah baca..tp blm sempet ngasih komen..hihihi..blogwalking mulu..</em></strong>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
	<item>
		<title>by: bundazka</title>
		<link>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-362</link>
		<pubDate>Sun, 13 Apr 2008 18:57:53 +0100</pubDate>
		<guid>http://senaz.blogsome.com/2008/04/04/kenapa-wanita-muslim-memakai-jilbab/#comment-362</guid>
					<description>hihihi emang bener yaa..ga mudah utk mdptkn hidayah itu langsung dari ALlah:), aku ada peer jg nih ttg ini, tp masih blm smpt:)

&lt;strong&gt;&lt;em&gt;hey tri..iya dong ditulis pengalaman rohaninya..pasti bnyk jg yg pengen tau deh.&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[	<p>hihihi emang bener yaa..ga mudah utk mdptkn hidayah itu langsung dari ALlah:), aku ada peer jg nih ttg ini, tp masih blm smpt:)</p>
	<p><strong><em>hey tri..iya dong ditulis pengalaman rohaninya..pasti bnyk jg yg pengen tau deh.</em></strong>
</p>
]]></content:encoded>
				</item>
</channel>
</rss>
