Roermond-Denhaag
Weekend ini kami sekeluarga ada acara jalan2 ke luar kota lagi. Acara utama sih karena mo menghadiri pernikahan temen di Denhaag, cuma sekalian aja jalan2 ke kota lain karena tanggung kl cuma ke Denhaag doang. Pilihan jatuh ke kota Roermond di povinsi Limburg.
30 November’07 - 1 Desember’07 ~ Roermond
Setelah mengambil mobil di persewaan mobil sekitar jam 3 sore, kami akhirnya berangkat menuju Roermond dari Groningen jam 5an sore(setelah Maghrib). Alhamdulillah perjalanan lancar. Ga hujan, ga macet. Sebelum ke Roermond kami mampir di kota Eindhoven tuk beli makan malam di KFC. Sampai di Roermond sekitar jam 8 malam. Tapi kami sampai hotel baru sekitar jam 8.30an karena jalan menuju lokasi hotelnya sempet ga ketemu karena tidak ada di peta GPS. Roermond saat ini sedang banyak ada perlebaran jalan dan pembangunan di kotanya membuat banyak jalan yg ditutup, dialihkan, dan berfungsinya jalan-jalan baru. Bayangkan tiba-tiba GPS kami menunjukkan kami sedang berada di tanah lapang, padahal sebenarnya sedang berada di jalan yang lumayan besar. Roermond bukanlah kota besar, sehingga pada waktu malam tidak terlalu terlihat kotanya (minimal penerangan lampu). Hal ini menambah kesulitan kami mencari jalan. Sesampainya kami di hotel ternyata nama kami tdk ada di data komputer mereka, padahal kami sudah booking. Untungnya mas indra bawa bukti internet booking nya. Dan merekapun minta maaf. Alhamdulillah masih ada kamar kosong. Jadi kami baru masuk kamar sekitar jam 9an. Meskipun hotelnya di luar kota dan termasuk hotel tua, tapi servis dan kamarnya bagus. Setelah melahap habis KFC yg kami beli di Eindhoven akhirnya kami pun terlelap.
Pagi, setelah sarapan di hotel kami check-out dan langsung menuju ke centrum. Pertama kami ke Designer Outlet. Lalu kami jalan kaki menuju centrum nya. Ternyata Roermond tidak seindah seperti yg aku kira. Untuk suasana kotanya sih emang lumayan indah, karena emang lokasinya yg udah deket selatan jd berkontur. Tapi secara keseluruhan ga terlalu banyak yg bisa dilihat dan dinikmati. Mungkin kota ini cocok bagi yg doyan belanja, karena memang Designer Outlet nya terkenal. Jadi Designer Outlet ini adalah suatu kawasan atau lebih tepatnya area yang isinya adalah outlet2 bermerek. Dan karena ini judulnya outlet, jadi harga2nya pun harga outlet(murah). Aku di sini cuma beli loyang doang
. Karena emang ga niat belanja. Pokoknya jalan2 ini pure tuk menikmati dan melihat2 kota lain.
Setelah selesai melihat2 kota ini, kamipun sekitar jam 5an bertolak menuju Leiden.
1-2 Desember’07 ~ Leiden & Denhaag
Sampai di Leiden ga terlalu malem. Sebelum sampai hotel kami beli makan dulu cafetaria timur tengah langganan mas Indra. Lalu sekitar jam 7an kami sudah sampai hotel di Leiden dan alhamdulillah lokasi hotelnya ga susah dicari. Wah, ternyata seneng bgt kami dpt di hotel ini. Mayoritas yg menginap adalah keluarga. Dan memang hotel ini sangat family friendly. Fasilitasnya banyak utk anak2. Ada kolam renang indoor, play ground, meja pingpong,dll.
Keesokan pagi kami sarapan lalu nemenin zhavar main2 dulu di playground. Zhavar seneng bgt, meskipun dia sebenernya masih ngantuk. Di playground itu banyak juga anak2 yg lagi main, jadi zhavar ngerasa banyak temennya. Sayang bgt, anak2 itu ga ada yg seumuran zhavar. Mereka lebih tua. Jadi ya zhavar cm bisa main sendiri ajah
. Kalo anak2 itu pada main perosotan, bola, playstation,dll. Sedangkan zhavar cm bisa main yg sederhana2 aja
. Setelah itu kami siap2 tuk berangkat ke acara nikahan yg di Denhaag.
Sampai di Denhaag pas jam 1 siang(sesuai dgn undangan akad nikahnya). Akad nikah ternyata agak telat mulainya. Jam 1.30 pasangan mempelai baru masuk ke ruang akad nikah(di Masjid). Subhanallah. Acaranya lancar & khidmat. Aku serasa lagi berada di Indonesia. Ga nyangka & ga kepikiran aja bahwa ada acara pernikahan di Belanda yg sangat Indonesia. Dari busana pengantin&riasannya sampe ke pelaminannya semua nuansa Indonesia. Belum lagi dari seluruh acara menggunakan bhs Indonesia & mayoritas tamu undangan jg org Indonesia. Wah, serasa di Indonesia deh aku. Makanannya juga enak. Ga nyesel kami datang jauh2 tuk menghadiri & memberikan doa tuk pernikahan temennya mas indra ini. Bener2 mengingatkan aku betapa sakralnya suatu proses pernikahan itu.
Akhirnya, kamipun pulang ke Groningen. Dan sampai dirumah sekitar jam 8an, setelah sebelumnya kami beli makan dulu di toko-khusus-buka-sampai-malam-buta milik orang Iraq. Seperti biasa, acara balikin mobil baru dilaksanakan esok paginya krn kami dah capeeek
.






