Maastricht-Brugge-Antwerpen
Akhir pekan kemaren udah aku tunggu2. Ada apa gerangan? Kami sekeluarga berencana jalan2 ke luar kota & negeri. Ga jauh2 sih. Cuma ke Maastricht(Selatan Belanda) & Belgia. Hanya yang membuat liburan pekan ini ditunggu2 adalah karena kami bepergian menggunakan kendaraan pribadi(red:menyewa). Selama ini kan kalo kami pergi pasti pakai kereta api atau nebeng mobil teman.
Menyoal tentang kendaraan yang akan kami pakai selama liburan, entah memakai kereta api/bis/nebeng mobil teman sih ga berpengaruh buat kami(aku&mas indra). Kami nyaman2 ajah. Tapi semenjak ada Zhavar, masalah kendaraan ini menjadi salah satu yang kami pikirkan. Karena pernah suatu waktu kami pergi ke luar kota memakai kereta api, lalu Zhavarnya bosen kelamaan di kereta alhasil teriak2 minta main. Dan hampir kebanyakan orang Belanda ga terlalu suka dengan anak2, apalagi yg ribut. Jadilah kami dipelototin oleh mereka. "Aduh, kok ga bisa diemin anaknya sih?" kira2 begitu kali ya kata2 yang bisa aku tangkep dari tatapan mata mereka.*duh, jadi suudzon deh*. Aku saat itu cuma bisa cuek ajah & tetap menikmati perjalanan meskipun penumpang disekitar udah kayak mo nerkam kami
. Lalu, pernah juga kami pergi bareng2 naik mobil teman*celingukan cari2 mba Inne
*. Enak bgt sih pergi rame2. Cuma ya tetep aja kami berasa ga enak kalau tiba2 Zhavar nangis dan heboh. hehe.
Jum’at-Sabtu, 9-10 Nov’07 — MAASTRICHT
Kami berangkat dari Groningen sekitar jam 6 sore(selepas Maghrib). Perjalanan ke Maastricht lumayan lancar. Hanya sesekali saja kecepatan mobil pelan dikarenakan ada perbaikan/pelebaran jalan.
Karena kami berangkat malam, jadi selama di perjalanan zhavar tertidur pulas.
Rencananya sebelum sampai ke Maastricht kami mau mampir dulu ke Eindhoven tuk cari makan, sekaligus jaga2 kalau zhavar terbangun dari tidurnya dan bosen di mobil. Tapi ternyata selama 4 jam-an di perjalanan Zhavar tetep tertidur pulas, jadi kami urungkan niat itu. Dan memutuskan tuk langsung ke Maastricht. Sampai di Maastricht sekitar jam 10.30 malam. Karena kami belum makan malam, akhirnya sebelum ke hotel kami cari makanan dulu di centrum(city center)nya. Setelah muter2 cari parkir di centrum, akhirnya ada juga parkiran kosong persis di depannya toko Kebab. Jadilah kami beli kebab tuk di makan di hotel.
Alhamdulillah hotelnya bagus. Kalo di liat dari eksteriornya sih emang hotel lama, tapi setelah masuk, interiornya bagus dan baru. Letaknya agak di luar centrum dan ada lapangan parkir sendiri tuk tamu hotel. Setelah masuk kamar agak surprise juga, karena kamarnya termasuk luas untuk ukuran hotel2 di eropa. Jadilah zhavar jam 11 malam, main2. ngerangkak2 keliling kamar.hihiy ada bayi norak
.
Keesokan paginya, kami bangun jam 9 pagi. Lalu siap2(ngasih makan zhavar, mandi & packing tuk check-out) dan jam 11.30 kami keluar hotel. Kami langsung menuju ke centrum.
Meskipun hari itu cuaca mendung, tp kami masih bisa menikmati kota Maastricht yg memang benar indah. Kotanya yang berkontur membuat kota ini berbeda dengan kota2 di Belanda lainnya(yg pernah aku kunjungi). Centrumnya terbagi dua. Old Center(penuh dengan bangunan2 tua) dan New Center atau Ceramique Centrum(penuh bangunan2 baru). Di Old Center ini, eksterior tetap terjaga nilai historisnya meskipun kegunaan bangunan itu sendiri sudah berubah fungsi. Salah satunya ada sebuah gereja tua yang yg sudah dibangunan ratusan tahun lalu, kemudian dijadikan sebuah toko buku, namun eksterior maupun interiornya tetap dijaga seperti aslinya. Hanya beberapa bagian interiornya saja yang dibuat sedemikian rupa sehingga memenuhi fungsinya sebagai toko buku.
Untung sekali, daerah/tempat2 yg patut dikunjungi terletak berdekatan dan di area centrum tsb. Jadi pukul 6 sore kami sudah beranjak meninggalkan kota Maastricht menuju Brugge.
Lama perjalanan dari Maastricht ke Brugge sekitar 1,5-2 jam. Di tengah perjalanan kami mampir dulu di salah satu tempat perberhentian menuju Brugge. Selain untuk cari makan malam di tempat itu karena kami berdua dah kelaperan, juga sekalian mo nyuapin makan malam tuk Zhavar yang kebetulan udah terbangun dari tidurnya.
Sampai di Hotel sekitar jam 9 malam. Aku ngeliat kasur langsung tepar, sementara Zhavar matanya melotot bgt tanda ga ngantuk sama sekali akibat udah tidur lama di mobil. Jadi lah sang ayah menjadi baby sitter dan ibundanya tertidur manis
.
Sabtu-Minggu, 10-11 Nov’07 — BRUGGE
Seperti biasa, kami bangun 9 pagi lalu siap2. Jam 11.30 check-out dari hotel dan langsung menuju centrum.
Memang kota2 tujuan kami kali ini, kawasan wisatanya semua terpusat di centrum. Jadi kami ga perlu repot2 pergi dari satu tempat ke tempat lainnya. Hanya dengan berjalan kaki semua udah bisa dikunjungi.
Kota Brugge ini udah tentu berbeda dengan Maastricht. Kalau Maastricht menarik kotanya karena adanya perpaduan antara bangunan tua & modernnya, justru Brugge ini kebalikannya. Seluruh bangunan di pusat kotanya merupakan bangunan tua yang memang di jaga nilai historisnya. Selain itu, kota yg pada thn 2000 lalu ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu ‘World Heritage List’, juga disebut2 sebagai Venice-nya bagian Utara. Jadi kebayang kan betapa indah & berharganya kota ini.
Sama seperti kemarin, cuaca di Brugge juga kurang bersahabat. Mendung, angin dan udah tentu dingin. Tapi, alhamdulillah masih diberi kelancaran dengan tidak turunnya hujan.
Yang menarik di Brugge selain dari segi arsitektur serta nilai historisnya adalah makanannya. Menu yang menjadi andalan dan khas di sana adalah Mosselen(kerang hijau) dan lambchop(iga kambing). Karena kami berdua doyan makan, maka wisata kali ini juga termasuk wisata kuliner. Dan bener banget, kerang hijau serta iga kambingnya enak bgt! Kerang hijaunya dimasak dengan bumbu bawang putih, bawang bombay dan daun bawang. Kemudian pelengkap kerangnya adalah kentang goreng. Kerangnya dimakan dengan kuahnya slruup..slruup. Untuk iga kambingnya juga masih menggunakan bawang putih, minyak zaitun dan beberapa bumbu lain yg aku ga tau
. Yang jelas rasanya enak. Beda sekali dengan masakan daging kambing versi nusantara/india/arab yang banyak memerlukan bumbu2. Sebagai cemilannya kami beli coklat, yang memang salah satu produksi khas dari Belgi.
Setelah mengelilingi pusat kota Brugge dengan berjalan kaki dan juga keliling sekitar kanalnya dengan menggunakan mobil, akhirnya kami meninggalkan Brugge tuk menuju Antwerpen sekitar pukul 6 sore.
Perjalanan tidak memakan waktu yg lama. Hanya sekitar 1,5 jam. Sesampainya di kota itu kami tidak langsung ke hotel. Karena memang untuk di Antwerpen kami belum memesan kamar hotel. Jadi di sana kami berniat menginap di hotel mana saja yang memang ada kamar kosong. Alhamdulillah kami ga perlu cari hotel lama2, karena ketika melewati central station Antwerpen kami langsung menemukan hotel dan kebetulan masih ada kamar kosong.
Minggu-Senin, 11-12 Nov’07 — ANTWERPEN
Setelah check-in, kami keluar dulu tuk cari makan malam. Ketika mencari makan malam itu, kami sekalin juga liat2 kota Antwerpen versi malam. Ternyata ga kalah indahnya dengan kota2 sebelumnya.
Karena sudah malam, maka pilihan makanannya juga ga terlalu banyak. Yg banyak buka adalah kafe2. Jadi lah ketika kami melewati resto Thailand, langsung beli pad thai. Dan ternyata enak loh. Resto Thailand di Groningen kalah bgt rasanya.
Kali ini kami bangun lebih pagi dari biasanya. Sekitar jam 8-an kami sudah makan pagi. Setelah itu siap2 tuk check-out.
Tujuan kami adalah ke pusat kota/centrum. Antwerpen ini kebetulan area wisatanya juga di pusat kota. Setelah memarkir mobil, kami langsung menuju ke kastil yang memang letaknya diseberang tempat kami memarkir mobil. Setelah foto2 sebentar, lalu kami jalan ke arah pelabuhan yang lokasinya memang disebelah kastil tsb.
Dilanjutkan langsung ke Grotemarkt. Di sana ada stadhuis dan gereja, serta bangunan2 tua lainnya. Antwerpen yang terkenal dengan pusat perbelanjaannya memang salah satu kota yang indah juga. Jika di Brugge pusat kotanya dipenuhi dengan toko2 yang menjual souvenir atau kerajinan tangan khas Belgi, di Antwerpen banyak butik2 berkelas internasional. Kalau selama 2 hari yang lalu cuaca mendung. Kali ini Matahari menunjukkan sinarnya, meskipun hanya beberapa jam saja. Sehingga membuat kami tetap memakai perlengkapan perang(red:jaket tebal).
Karena menu khas di Antwerpen sama dengan di Brugge, maka wisata kuliner kali ini kami mencoba dessertnya yaitu appelstrudel dan tak lupa Choc-o-lait(coklat panas dgn menggunakan coklat celup) yang terkenal ituh. Hmm, dingin2 makan appelstrudel panas yang disiram es krim vanila. Lalu minum choc-o-lait sambil denger lagu jazz di cafe ituh. Suasana dan rasanya pas banget.
Setelah merasa puas sudah jalan2 mengelilingi dan melihat2 pusat kota Antwerpen dan sekitarnya. Akhirnya jam 4 sore kami pergi meninggalkan Antwerpen tuk pulang kembali ke Groningen.
Rute menuju pulang berbeda dengan waktu berangkat kemarin, sehingga total perjalanan pulang lebih cepat dibandingkan ketika berangkat.
Perjalanan selama pulang agak tersendat, karena ketika melewati randstad agak macet(karena jam pulang kantor). Kemudian setelah melewati randstad hujan deras, sehingga mobil ga bisa melaju dengan kecepatan tinggi.
Kami sempat mampir ke tempat perberhentian, karena Zhavar udah bosen duduk mulu di mobil. Dan alhamdulillah kami sampai juga di rumah tercinta jam 8 malam. Niatnya mo balikin mobil malam itu juga. Cuma udah keburu nyaman naroh badan di kasur setelah berlama2 di mobil. Jadi mobil baru dibalikin mas indra keesokan paginya.
Empat hari yang sangat berkesan. Semua kota, daerah wisatanya bisa kami kunjungi. Perjalanan bisa santai, tidak terburu2. Zhavar senang. Komplit deh.










Hi hi, makasih udah mampir ke multiplyku (evimeinar.multiply.com) pas iseng liat-liat ke sini, ternyata foto-fotonya bagus2 terutam foto-foto babynya
>>>iya pep..sama2 ya..aku malah yg seneng bisa liat blognya pepy..banyak resep2nya..fotonya jg menggiurkan..slruup..
Comment dari Pepy — November 14, 2007 @ 6:59 pm
Whuaaa,…asik nih Senaz jalan-jalan ke Brussel.
Itu adek Zhavar anteng banget ya di strollernya seperti dulu baik banget gak rewel, ngertiin ortunya yang pengen jalan-jalan hehehe….
Nanti kalo aku dah tinggal di Apeldoorn(insyaallah akhir bulan November pindahan), mampir ya kesana
>>>mba..iya nih..alhamdulillah zhavar sih ga rewel kl jalan2..tp skrg kl di mobil cepet bosen..krn dah gede kali ya..jd ya di mobil isinya banyak mainan zhavar..kl dia dah bosen sama smua mainannya, mau ga mau kami minggir deeey..:D..
oiaaa..di apeldoorn kan ada palais het loo..aku dah pernah ke sana..tuk foto2 ok jg tuh mba..
Comment dari Inne — November 18, 2007 @ 9:28 pm
waaaaaaaaah…asyik euy bisa keliling sampai belgia….iiih kapan yah ketemu???..saya ramadhan kemarin ke belanda lagi loh sis
>>>mba meee..aduuuh, udah lama bgt ya kita ga silaturahim..aku beberapa bulan yg lalu masih sering negok blognya mba mee..tp semenjak bulan syawal blm lg tuh..maaf ya mba..nanti ku tengok deeh..btw, kl ke blanda mampir dooong..yg dulu ga jadi kan tuh..
Comment dari ameera — November 19, 2007 @ 12:53 am
Lagi jalan-jalan, nyampe juga kesini.
Numpang mampir ya…
Blognya asyik. Terutama bagian statistik dan makanan byi.
Bermanfaat sekali. Meskipun anak udah tiga tapi karena yang ketiga baru 6 bulan jadi belajar lagi…
>>>mba nin..makasih dah ke blogku..blognya mba nin jg asyik..malah lbh bnyk info2 berguna deh di sana..btw, ttg makanan bayi mo aku update nih..krn zhavar lg terkena ‘eating strike’..hehehe..tunggu aja ya critanya..
Comment dari 'Nin — November 24, 2007 @ 3:57 am