Day 2,3,4
Hari kedua aku berada di dunia, si ibu perawat datang lagi,.. o iya.. namanya Janni, hal pertama yang ia lakukan adalah mengajari orangtuaku bagaimana memandikan bayi.. aku blum dimandikan lho dari sejak lahir..
Ayah senang sekali
dengan keberadaan ku, sampai beliau mengeluarkan kameranya yang sudah lama teronggok di atas lemari dan mengambil banyak foto-foto diriku.. Ini beberapa contohnya :
Janni mengingatkan ayah bahwa beliau harus segera mengurus pencatatan kelahiranku di Gemeente Groningen paling lambat hari senin. Tetapi ayah masih tidak mau jauh-jauh dari ku (baca: malas)
, jadi kata beliau dia akan pergi hari Senin berikutnya..
Ayah dan Bunda jadi ada mainan baru,.. terutama bunda, yang memakaikan pakaian-pakaian lucu kepada ku, yang dibawa eyang mama dari Jakarta, bahkan rambutku dibuat gaya mohawk! aku sih cuma bisa nangis aja.. Kakek dan Nenek meminta ayah untuk mengirimkan foto-fotoku ke mereka,.. Untuk itu ayah mengirimkan banyak foto, ditambah video agar kakek dan nenek dapat melihat cucunya dari jauh… berikut adalah contoh videonya: Setiap pagi Janni memandikanku dan mencatat perkembangan berat tubuhku. Hari ke dua beratku turun, tambah turun lagi pada hari ke tiga, total aku kehilangan 300 gram. Namun pada hari ke 4 berat badanku meroket..
Janni tidak hanya seorang perawat, ia juga membantu orang tuaku dalam menjalani hari-hari pertama sebagai orang tua, yaitu mengerjakan pekerjaan-pekerjaan rumah
, seperti cuci piring, membersihkan kamar mandi, menyetrika, dan lain sebagainya.. Pada hari ketiga, beberapa teman dan kenalan orang tua ku datang ke apartemen kami untuk memberikan selamat. Aku tidur terus, hanya bangun saat lapar atau popokku basah. Pada hari ke empat lebih banyak lagi yang datang, seharian penuh lho!.. walau letih, orang tua ku senang sekali.. Aku? gak peduli.. aku tidur, nangis, minum susu, dan sekali-sekali minta ganti popok.. kapan pun aku mau.. bahkan saat sedang bersama tamu-tamu..






